Sedang Merencanakan Kehamilan? Inilah Tips Menghitung Masa Subur dengan Tepat

Sedang Merencanakan Kehamilan? Inilah Tips Menghitung Masa Subur dengan Tepat

Bagi beberapa pasangan suami istri, kehamilan merupakan salah satu hal yang mudah sekali didapatkan. Tetapi tidak sedikit dari pasangan yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan, makanya perlu untuk lebih sedikit bersabar untuk mendapatkan keberuntungan yang sama.

Banyak hal yang perlu untuk diperhatikan ketika merencanakan kehamilan, salah satunya perhitungan masa subur dari pasangan yang tepat. Dengan perhitungan yang akurat, bukan tidak mungkin akan membantu sepasang suami istri lebih cepat untuk mendapatkan keturunan.

Pertama bisa Anda pahami terlebih dahulu siklus dari menstruasi setiap bulannya, umumnya memang berlangsung 28 hari. Tetapi selain siklus pendek, ada juga yang pada siklus lebih panjang sehingga lebih lama seperti 32 hari.

Perhitungan siklus sendiri umumnya dihitung sejak pertama kali hair sampai dengan hari pertama haid berikutnya. Untuk wanita yang menggunakan siklus 28 hati umumnya ovulasi terjadi pada pertengahan siklus menstruasi. Tetapi bisa saja ovulasi lebih cepat atau justru sebaliknya lebih lambat.

Selain perhitungan siklus menstruasi, Anda juga perlu paham juga mengenai tanda-tanda terjadinya ovulasi. Umumnya hal ini bisa Anda lihat melalui beberapa hal yang terjadi seperti:

1. Cairan vagina terlihat menjadi lebih tipis dan lebih licin.

2. Adanya peningkatan dari suhu tubuh basal.

3. Lalu adanya perubahan posisi dan kekenyalan serviks yang bisa langsung Anda perhatikan dengan baik.

Kemudian, Anda juga bisa menghitung dari kapan masa subur serta ovulasi Anda selanjutnya. Tentunya penggunaan kalkulator masa subur sangat diperlukan dalam hal ini.

Sebelumnya, Anda perlu untuk melakukan pencatatan terlebih dahulu untuk membantu mengingat hari yang dikatakan baik untuk merencanakan kehamilan. Beberapa hal yang perlu Anda pahami, antara lain:

1. Segera tandai kalender yang ada pada rumah Anda, pertama kali menstruasi karena ini akan menjadi hari pertama siklus Anda.

2. Lalu hitung maju 6 hari untuk kedepan, lalu pada hari ke7 adalah hari dimana yang menjadi awal dari masa subur Anda.

3. Kemudian beri tanda pada kalender jika fase subur umumnya berlangsung selama 14 hari dari mulai 7-20 atau 6 sampai dengan 21 bila Anda ingin lebih yakin dalam perhitungan.

4. Ketika sudah menemukan masa subur tersebut, mulailah fokus bersama pasangan untuk melakukan hubungan seks setiap hari untuk mendapatkan dengan masa ovulasi terbaik.

Demikian sedikit cara yang dapat dilakukan oleh para perempuan yang ingin mengetahui lebih jelas mengenai masa subur. Perlu dipahami pula jika metode ini hanya bisa diandalkan oleh wanita yang memiliki siklus menstruasi lebih pendek dari 31 hari.

Jadi bila Anda mempunyai siklus yang lebih panjang ataupun lebih tidak teratur lagi bisa lakukan perhitungan dengan lebih seksama lagi. Tetapi secara keseluruhan, perhitungan ini merupakan metode terbaik untuk mendapatkan hasil secara maksimal demi kehamilan.